Samsung Galaxy Grand Prime (2016) Tertangkap Tangan Masuk Zauba ?

Detekno.com – Zauba kembali memperlihatkan perjalanan samsung dalam memproduksi sebuah perangkat smartphone. Dalam daftar impor yang terdapat pada zauba menunjukan akan adanya satu buah perangkat smartphone kelas midd range. Dimana seperti dilansir dari laman phonearena, ponsel dengan kode nama SM-G532F tersebut dibekali panel layar 5 inch, dan adanya perangkat uji coba tersebut tercatat dua kali masuk, yang di kirim dari korea selatan ke india, yakni pada tanggal 12 juli 2016 dan terakhir masuk lagi pada tanggal 4 Agustus 2016.

Setidaknya ada 7 unit yang telah masuk tahap pengujian. Terlepas dari banyaknya alat uji coba yang di kirim oleh pihak samsung, kode nama tersebut diyakini sebagai salah satu generasi penerus dari salah satu smartphone unggulan samsung pada tahun 2014 silam yaitu Samsung Galaxy Grand Prime, dan kini disebut sebagai Samsung Galaxy Grand Prime (2016). Ada beberapa alasan yang mendasari kenapa disebut sebagai suksessor, salah satunya di lihat dari kode nama yang digunakan oleh Galaxy Grand Prime versi pertama dengan SM-G531.

Samsung Galaxy Grand Prime (2016) | Sumber : Zauba

Samsung Galaxy Grand Prime (2016) | Sumber : Zauba

Sedangkan kode terbaru menyebutkan SM-G532, kebiasaan samsung akan urutan kode nama yang menunjukan akan sebuah smartphone, memberikan kesimpulan sementara kalau memang benar bahwa SM-G532 merupakan generasi penerus dari Galaxy Grand Prime, yang akan diberikan embel-embel 2016 dibelakang namanya sebagai penunjuk dirinya itu merupakan ponsel terbaru yang hadir pada tahun ini. Lalu spesifikasi lain ? sampai dengan kami muat pada laman detekno, belum ada kepastian mengenai apapun selain layar yang akan digunakan.

Namun sebagai generasi penerus atau suksessor sudah seharusnya memiliki spesifikasi lebih unggul ketimbang generasi pendahulunya, pasalnya hal itu sangat perlu agar bisa menarik perhatian dari para konsumen setianya. Apalagi kita ketahui Galaxy Grand Prime pertama hanya dapat menampilkan gambar dalam resolusi 540 x 960 pixel, yang terbilang kurang mumpuni untuk hadir dalam era sekarang ini, dikarenakan kebanyakan ponsel saat ini telah hadir dengan resolusi diatasnya, jadi paling tidak samsung memberikan kemampuan resolusi 1080 x 1920 pixel (full HD) pada Galaxy Grand Prime (2016).

Selanjutnya mengenai dapur pacu juga demikian, dari yang dahulunya hanya membawa RAM 1.5 GB, harus ditingkatkan paling tidak 2 GB dan penyimpanan 8 GB pada posisi internal di ubah dengan paling mini 16 GB. Hal itu wajib di lakukan oleh samsung jika benar-benar ingin mendapatkan perhatian lebih dari para konsumen setianya. Terlebih lagi selain desain, performa dikatakan satu hal utama bagi sebuah smartphone untuk bisa memuaskan para pengguna sewaktu menggunakannya, sekaligus sebagai daya tarik paling tinggi di banding bagian lainnya.