Mediatek Helio X30 Hadir Dengan Basis Teknologi 10nm ?

Detekno.com – Selain Qualcomm, mediatek disebutkan pada laman phonearena bahkal hadirkan chipset generasi terbarunya yang akan mengalami perubahan signifikan pada basis teknologi yang digunakan. Meski masih memiliki karakter sama dengan pendahulunya, dimana didalam chipset akan terdapat CPU Deca-core, akan tetapi dalam pembuatannya pihak mediatek sendiri gunakan basis teknologi 10 nm FinFET TSMC. Hal itu tentunya berbeda dengan apa yang ada pada pendahulunya antara Helio X20 dan Helio X25.

Perubahan tersebut tentunya bukan tanpa alasan, melainkan hanyalah untuk mengoptimalkan performa maupun kinerja jauh lebih powerfull ketimbang pendahulunya. Apalagi dengan dipadukannya bersama arsitektur terbaru serta nilai clock speed tinggi berikut ini : Quad-core 2.8 GHz Cortex A-73, Quad-core 2.2 GHz A-53 dan Dual-core 2.0 GHz Cortex A-35. Adanya hal demikian sudah barang tentu, akan memastikan setiap perangkat ponsel cerdas yang menggunakan chipset tersebut, bakal bisa jalankan berbagai bentuk aplikasi tanpa ada kendala.

Mediatek Helio X30

Mediatek Helio X30

Dan mantapnya lagi, multitasking di pastikan terasa lebih lancar. Tapi apakah dengan perubahan seperti itu Mediatek Helio X30 dapat mengunguli skor AnTuTu dari chipset Qualcomm nantinya ? Tentunya hal ini bisa kita ketahui pada saat Mediatek sudah benar-benar memasangkannya terhadap sebuah perangkat ponsel, dan kita tunggu saja kejutannya, semoga saja ada suatu hal yang mengejutkan saat peluncurannya. Terlepas dari pembagian inti processor dan nilai clock tinggi dari masing-masing bagian, disebutkan pula chipset ini mendukung pemakaian RAM hingga 8GB.

Dukungan ram sebesar itu akan datang dalam dua bentuk saluran yang memiliki power 1600MHz LPDDR4 POP, yang akan memungkinkan semua sistem yang ada pada perangkat smartphone dapat berjalan begitu cepat dan tidak pakai nge’lag. Kemudian di lini pengolah grafis, Mediatek Helio X30 akan di susun dengan Quad-core PowerVR 7XT, dengan kemampuan jauh lebih baik dari generasi sebelumnya, bahkan dikatakan pula pada laman informasi yang kami dapatkan, GPU sangat mendukung adanya perangkat VR dan dapat menjalankannya secara sempurna.

Adapun sisi konektifitas khususnya hubungan dengan internet, chipset terbaru ini mendukung agregasi tiga operator dan akses koneksi 4G LTE jenis Cat 12. Bila benar demikian, para pengguna jelas bisa berselancar di dunia maya tanpa harus menjumpai adanya buffering ataupun tersendat di tengah permainan, dan dengan begitu mengakses internet berasa jauh lebih menyenangkan plus lebih seru, karena berbeda dari apa yang bisa dilakukan oleh chipset generasi sebelumnya.

Lantas fotografi support sensor kamera 40 MP, sedangkan video capture sendiri dapat mencapai 24 MP, tak berhenti sampai disitu saja, nantinya sebuah ponsel cerdas bisa dapatkan video menggunakan kamera 16 MP dengan hasil 60fps, dan mantapnya lagi, bila menggunakan kamera depan sebesar 8 MP, sebuah smartphone dapat maksimalkan hasil video dalam kecepatan 120fps. Pastinya dengan hasil demikian, bukan tidak mungkin selain menggunakan kamera utama, nantinya pengguna bisa dapatkan video slow motion dari kamera bagian depan.


Advertisement