Mau Beli iPhone X Diluar Negri ? Harus Tahu Dulu Berapa Pajaknya

Detekno.com – Saat iPhone X menjadi trending topik di Dunia. Saat itu pula akun twitter Direktorat Jenderal Pajak memposting sebuah gambar yang di dalam postingan tersebut berisi ajakan untuk masyarakat yang membeli smartphone baru guna melaporkannya di kolom harga SPT Tahunan. Tak pelak membuat sebagian masyarakat yang sudah ingin membeli iPhone X menjadi memikirkan biaya pajak iPhone X di Indonesia.

Dikutip dari halaman Detik Net, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan mengatakan bahwa bagi setiap masyarakat Indonesia yang ingin membeli barang dari luar negeri diwajibkan untuk membayar pajak tidak terkecuali membeli iPhone X yang baru saja dirilis oleh Apple.

Mau Beli iPhone X Diluar Negri  Harus Tahu Dulu Berapa Pajaknya

Mau Beli iPhone X Diluar Negri Harus Tahu Dulu Berapa Pajaknya

Robert Leonard Marbun yang merupakan Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Ditjen Bea dan Cukai tersebut mengatakan sudah menjadi kewajibkan bagi masyarakat untuk membayar pajak atas barang impor  jika melewati batasan harga dari sebuah barang yang sudah ditentukan. Ia melanjutkan bahwa untuk iPhone X termasuk karena harganya melebihi batasan dari harga barang yang tidak terkena pajak.

Jika mengikuti harga iPhone X dengan varian 256 GB yang dibanderol dengan harga USD 1.149 atau Rp 15,1 jutaan. Maka jika di hitung, sobat deteknokers akan terkena pajak sebesar Rp 3.578.000. Hitungan pajak ini untuk masyarakat yang masih belum memiliki NPWP. Jika di rinci, dari harga USD 1.149, tarif bea masuk 0%, tarif PPN 10% (Rp 1.139.000,-), tarif PPH 20% (Rp 2.385.000,-) dan untuk tarif PPNBM 0%. Hitungan kurs atau nilai tukar sekitar Rp 13,262 per dollar.

Robet juga mengatakan bahwa kini masyarakat bisa dengan mudah untuk menghitung besaran pajak dari barang yang dibelinya lewat sebuah aplikasi. Aplikasi tersebut kata Robert sudah dapat diunduh di Google Play Store, tinggal cari “CEISA Mobile (Bea Cukai)”. Aplikasi yang berbasis kalkulator ini akan menghitung besaran pajak dari suatu barang yang dibeli di luar negeri. Jadi buat sobat deteknokers yang berniat membeli barang import lebih baik untuk mengecek terlebih dahulu biaya pajak. Jangan sampai sudah dibeli lalu pulang ke Indonesia kaget pajak yang dibayarkan sangat tinggi.


Advertisement