Android Nougat Siap Perkuat Blackberry Mercury

Banner

Detekno.com – Bocoran demi bocoran mengiringi kehadiran Blackberry Mercury. Kali ini giliran sebuah screenshot yang memperlihatkan antarmuka Blackberry Mercury yang berjalan pada sistem operasi Android Nougat 7.0. Tak hanya itu, akun twitter Roland Quandt juga memberitahukan resolusi layar smartphone ini. Dimana nantinya Blackberry Mercury akan mengadopsi layar beresolusi 1620 x 1080 pixels dengan kerapatan 420 pixel per inci.

Pada akun twitter Roland Quandt juga terungkap, bahwa Blackberry Mercury dengan kode seri BBB100-x akan datang ke Indonesia dan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 625. Asal sobat ketahui, Blackberry telah bekerjasama dengan BB Merah Putih untuk memproduksi smartphone Blackberry bagi pasar Indonesia, jadi besar kemungkinan smartphone ini benar-benar dirilis di negara kita tercinta, Indonesia.

Rumor sebelumnya mengatakan, smartphone ini akan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 821 dan memiliki layar 4.5 inci dengan baterai berkapasitas besar yang bisa bertahan selama dua hari. Lalu ada pula Keyboard fisik Qwerty yang terpasang di bawah layar. Hadirnya Keyboard Qwerty merupakan daya tarik utama Blackberry Mercury, sehingga penggunanya bisa bernostalgia memakai smartphone clasic Blackberry yang rata-rata dilengkapi Keyboard Qwerty.

Banyak rumor spesifikasi yang beredar di dunia maya. Namun kemungkinan smartphone ini akan ditenagai chipset Snapdragon 625 yang berpadu dengan Ram 3GB dan memori internal 32GB. Selain itu, tersedia pula Fingerprint Sensor yang terintegrasi pada tombol “Space Bar”. Sedangkan untuk kapasitas baterainya, smartphone ini dikabarkan memiliki baterai berkapasitas 3.400 mAh. Jadi wajar apabila Blackberry Mercury bisa bertahan selama dua hari.

Desain BlackBerry Mercury | Sumber : Phonearena

Desain BlackBerry Mercury | Sumber : Phonearena

Blackberry memutuskan untuk tak lagi memproduksi smartphone. Mereka lebih memilih memberikan lisensi software dan layanannya pada beberapa vendor, seperti TCL/Alcatel, dan BB Merah Putih. Mereka juga membunuh mati sistem operasi buatannya dan memilih memakai Android. Semua ini dilakukan agar nama Blackberry tetap berjaya dan dikenal dunia, sehingga smartphone Blackberry bisa bersaing melawan Samsung, Lenovo, Xiaomi, dan berbagai macam vendor smartphone lainnya.


Advertisement