6 Tips Belanja Online Agar Tidak Tertipu


Detekno.com – Semakin menjamurnya toko online yang menawarkan beragam produk terbaiknya membuat kita harus cerdik dalam memilih agar tidak mudah tertipu oleh penawaran menarik yang dilakukan penjual. Ada beberapa tips yang akan kami berikan agar sobat deteknokers bisa lega memilih produk yang sobat inginkan tanpa khawatir mengalami penipuan yang selalu menjadi momok menakutkan saat sobat deteknokers berbelanja online (Online Shoping). Ingin tahu apa saja Tips Belanja Online Agar Tidak Tertipu mari kita simak informasinya dibawah ini.

5 Tips Belanja Online Agar Tidak Tertipu

Tips Belanja Online Agar Tidak Tertipu

Tips Belanja Online Agar Tidak Tertipu

1. Lihat Testimoni Atau Feedback Penjual

Setiap toko online atau marketplace seperti Lazada, Tokopedia, dan Bukalapak, biasanya memiliki kolom testiomini atau feedbeck yang berisi kepuasan pelanggan terhadap produk yang mereka beli. Apabila testimomi berisi hal positif maka bisa dipastikan sobat deteknokers bisa membeli dengan aman tanpa perlu khawatir tertipu, namun jangan lupa lihat terlebih dahulu berapa jumlah testimoni yang diberikan konsumen, semakin banyak testimoni atau feebeck positif tentu semakin menunjukan kepercayaan konsumen terhadap tokoonline ataupun penjual yang sobat ingin beli dagangannya.

2. Lebih Baik COD (Cash On Demand)

Cara paling aman dalam berbelanja online adalah dengan melakukan COD (Cash On Demand) atau bisa dikatakan ketemu langsung dengan penjual dan membayar langsung ditempat. Cara ini sangat tepat apabila sobat deteknokers ingin membeli produk di OLX , atau di Kaskus, agar sobat bisa mengecek langsung produk yang akan dibeli. Namun jika penjual menolak untuk di ajak COD, sobat deteknokers patut curiga kalau penjual akan melakukan penipuan terhadap produk yang mereka jual.

3. Gunakan Rekber (Rekening Bersama)

Rekber atau rekening bersama merupakan jasa perantara antar penjual dan pembeli. Itu artinya uang yang sobat bayarkan akan terlebih dahulu ditransfer ke jasa Rekber lalu setelah sobat mendapatkan produk sesuai keinginan, uang yang sobat transfer akan diteruskan ke penjual. Tips belanja online yang satu ini sangat populer hingga saat ini, bahkan marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak sudah mengadopsinya sebagai sistem pemabayaran utama, sehingga sobat bisa lebih lega dala berbelanja online tak perlu takut tertipu.

4. Kenali Penjual

Tips belanja online agar tidak tertipu selanjutnya adalah dengan mengecek track record penjual, mulai dari ketersediaan toko fisik, testimoni, ataupun website resminya. Biasanya penjual besar akan menyediakan alamat toko fisik agar pembelinya bisa membeli langsung ke toko, nah apabila memang ada tentunya hal ini semakin menguatkan kepercayaan konsumen dan meminimalisir terjadinya penipuan. Owh ya, seperti yang kami sampaikan diatas, jangan lupa lihat terlebih dahulu testimoni-testimoni kepuasan konsumen terhadap toko online ataupun penjualnya.

5. Tanya Masalah Garansi dan Kondisi Barang

Sobat deteknokers wajib bertanya kondisi barang yang akan sobat beli. Pasalnya banyak produk yang dijual secara online tanpa adanya garansi resmi. Selain itu, cek juga kondisi barang yang akan sobat beli, mulai dari kelengkapan barang, kondisi fisik, dan sisa garansi apabila sobat membeli barang bekas / second. Tentnya tips belanja online ini sangat penting, agar sobat bisa mendapatkan produk sesuai keinginan dan untuk menghindari membeli barang cacat produk.

Baca Juga : Cara Membuka File RAR di Smartphone Android

6. Jangan Lupa Simpan Bukti Pembayaran

Tips belanja online yang terakhir agar tidak tertipu adalah dengan menyimpan bukti pembayaran beserta bukti sms negosiasi ataupun email. Hal ini sangat penting sebagai bukti ke pihak kepolisian apabila dalam batas waktu tertentu produk yang sobat beli tidak dikirim oleh penjual alias mengalami penipuan. Nah itulah 6 Tips Belanja Online Agar Tidak Tertipu, selain itu saran kami lebih baik sobat berbelanja online di marketplace ataupun toko online yang sudah terpercaya dalam hitungan tahun untuk meminimalisir terjadinya penipuan.


Advertisement